Polres Bengkayang – Selasa 26 Agustus 2020, sungai Betung, Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk mencegah terjadinya karhutla, seperti menerbitkan aturan yang mengatur ttg karhutla sampai penindakan secara hukum untuk pelaku yang terbukti dengan sengaja membakar areal pertanian yang menimbulkan karhutla dan bencana asap, namun upaya tsb belum mampu memberikan efek jera, untuk itu perlu upaya persuasif dlm memberikan edukasi dan pengetahuan kepada masyarakat terkait pembukaan lahan pertanian dengan cara membakar yang dapat menimbulkan karhutla, polri melalui jajaranyan telah mengambil langkah pencegahaan terhadap berulang nya karhutla salah satu langkah tersebut adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan dalam membuka areal pertanian ,serta memberikan pengetahuan dampak lingkungan yang ditimbulkan serta ancaman hukum bagi pelaku yang mengakibatkan karhutla.

Seperti kegiatan yang dilakukan oleh Bripka Mulyadi yang merupakan anggota bhabinkamtibmas polsek sungai betung, pada saat melaksanakan tugas sambang didusun semidang desa suka maju, Bripka Mulyadi membawa spanduk yang bertuliskan ” Asap menggangu kesehatan, mari cegah kebakaran hutan dan lahan” menemui warga binaanya untuk mwmberikan sosialisasi, Bripka Mulyadi menghimbau dan mengajak warga agar dalam membuka areal pertanian tidak dengan cara membakar, selain itu Bripka Mulyadi juga menjelaskan aturan hukum yang mengatur bagi pelaku yang sengaja membuka areal pertanian dan perkebun dengan cara membakar yang bisa berdampak kepada terbakarnya hutan dan lahan.

Selain melakukan sosialisasi dan mengajak warga untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencegah karhutla, Bripka Mulyadi juga memberi saran kepada warga yang ditemuinya untuk menjaga sit.kamtibmas tetap kondusif menjelang pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah bupati dan wakil bupati kab.bengkayang yang akan diselenggarakan akhir th ini, agar pilkada kab.bengkayang dapat berjalan aman, damai dan sejuk.

Penulis : Petrus