polresbengkayang.com – Dalam mencegah dan menanggulangi bencana Karhutla Polsek Sanggau Ledo beserta instansi terkait gencar gencarnya melaksanakan patroli karhutla di wilayah Kecamatan Sanggau Ledo dan Kecamatan Tujuh Belas.

Patroli gabungan antara Polsek Sanggau Ledo dan manggala agni sanggau ledo kali ini dengan sasaran Hotspot yang terdeteksi oleh satelit lapan yang berada diwilayah Desa Bange kecamatan Sanggau Ledo, Senin (5/8/2019).

Sumber Data Stasiun Bumi LAPAN Parepare terdapat Titik Hotspot dengan rincian: Koordinat N 1.08422196, E 109.71379089 Kepercayaan : 56% Lokasi :kecamatan sanggau ledo , Desa Bange, Kabupaten Bengkayang.

Setelah melakukan koordinasi Anggota Tim grundchek Hotspot karhutla yang terdiri dari Personil Polsek Sanggau Ledo dan manggala agni wilayah sanggau ledo berangkat menuju kelokasi titik hot spot guna memastikan pantaun panas dari satelit lapan.

Hasil Overlay Hotspot berada di Desa Bange, Kecamatan sanggau ledo Kabupaten bengkayang Provinsi Kalimantan Barat.

Kapolsek Sanggau Ledo Ipda Ananda Gunawan, S.Tr.K saat dimintai keterangan mengatakan Hasil dari giat Patroli Ditemukan Lahan bekas bakar berjarak 286 meter dari titik indikasi Hotspot dengan Luas Lahan yang terbakar kurang lebih 1,5 hektar adapun Pemilik lahan adalah bapak sugianto, Vegetasi terbakar adalah tebangan kayu dan semak belukar dan tujuan pembakaran lahan tersebut akan digunakan untuk lahan perkebunan kelapa sawit, tutur Kapolsek.

Lebih jauh Kapolsek mengatakan Polsek Sanggau Ledo telah melakukan tindakan berupa memadamkan lahan yang terbakar, Mencari pelaku pembakaran dan saksi serta barang bukti, imbuh Kapolsek.

Dalam kesempatan ini Kapolsek juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan dengan alasan apapun karena selain melanggar hukum juga akibat dari kebakaran tersebut dapat mengganggu kesehatan, tutup Kapolsek.

Penulis : Sunarto