Polres Bengkayang – Larangan membuka lahan untuk bercocok tanam dengan cara membakar hutan, lahan atau kebun terus disampaikan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Monterado Brigpol Albertus Rio kepada masyarakat Desa Binaan gunakan alat peraga Banner.

Sosialisasi maupun himbauan terus dilakukan oleh personil Bhabinkamtibmas Polsek Monterado Brigpol Albertus Rio tersebut kepada masyarakat di Desa Sendoreng terkait larangan membakar hutan, lahan atau kebun dalam hal membuka lahan pertanian dilakukan agar tidak terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Seperti yang dilakukan hari ini, Kamis tanggal 17 September 2020 siang oleh Bhabinkamtibmas Desa Sendoreng dengan bawa banner agar dapat dipahami warga pada saat melaksanakan kegiatan sambang desa binaannya.

Kepada warga yang ditemuinya saat sambang, Bhabinkamtibmas berpesan, “mohon dukungan dan jika mengetahui agar melaporkannya kepada pihak terkait karena ada peraturan hukum yang dapat dikenakan bagi pelaku pembakarnya”,ucap Brigpol Albertus Rio.

Kapolsek Monterado IPDA Kusnandar saat di konfirmasi terpisah mengatakan bahwa pesan terkait Karhutla selalu disampaikan kepada masyarakat oleh personil Polsek Monterado melalui Bhabinkamtibmas untuk mencegah terjadinya Karhutla apalagi pada saat ini akan berganti musim dari musim hujan ke musim kemarau, katanya.

Dan Kapolsek Monterado berharap dengan dilakukannya kegiatan ini dapat memberikan pemahaman dan pengertian kepada masyarakat tentang kerugian dan akibat dari membukan lahan pertanian dengan cara dibakar sehingga masyarakat tahu dan paham resiko apa saja apabila masih membuka lahan pertanian dengan cara membakar.

Penulis : Humas Polsek Monterado