Polres Bengkayang – Bhabinkamtibmas Polsek Ledo Untuk Desa Jesape Bripka M.Ali Imron Melakukan Sambang Warga dan Mensosialisasikan Maklumat Kapolri Nomor: Mak / 3 / IX / 2020. (Senin, 28/09/2020).

Memasuki tahapan Pemilu serentak tahun 2020 yang mana bertepatan pula dengan masa pandemi covid-19 yang masih belum berakhir dalam hal ini pihak Kepolisian bertindak cepat. Terbitnya Maklumat Kapolri Nomor: Mak / 3 / IX / 2020 tanggal 21 September 2020 Tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020 merupakan salah satu bentuk keseriusan polri dalam berupaya memutus rantai penyebaran covid-19 pada masa tahapan pemilu serentak 2020.

Kepolisian Sektor Ledo misalnya kini terlihat gencar melakukan sosialisasi Maklumat Kapolri Nomor: Mak / 3 / IX / 2020 tersebut kepada masyarakat seperti kali ini yang dilakukan oleh Bripka M.Ali Imron. Ketika ditanyai Bripka Ali Imron menyebut bahwa dirinya melakukan sosialisasi tersebut sesuai dengan arahan dan perintah Bapak Kapolsek Ledo. “Sosialisasi ini kami lakukan sesuai perintah dan arahan dari Bapak Kapolsek, Beliau telah memberi perintah dan arahan kepada seluruh personil Polsek Ledo agar gencar melakukan sosialisasi ini kepada masyarakat” ucap Bripka Ali Imron.

Di tempat terpisah Bapak Kapolsek Ledo Iptu Asep Maulana ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya telah memerintahkan seluruh anggota Polsek Ledo untuk gencar mensosialisasikan maklumat Kapolri Nomor: Mak / 3 / IX / 2020 tanggal 21 September 2020 tersebut. Menurutnya, hal ini bertujuan agar masyarakat dapat benar-benar mengetahui, memahami dan mentaati isi maklumat tersebut.

Lebih lanjut Iptu Asep Maulana menerangkan bahwa Maklumat Kapolri tersebut bertujuan untuk mencegah muncul klaster baru kasus covid-19 khususnya pada masa tahapan pemilu serentak 2020 saat ini.

“Pemilu merupakan pesta demokrasi dan hak konstitusional setiap warga negara, namun kita perlu juga melihat situasi saat ini dimana pandemi covid-19 masih belum berakhir. Oleh karena itu, tentunya kita tidak ingin situasi ini malah memicu timbulnya klaster baru penyebaran covid-19 maka dipandang perlu untuk dilakukan tindakan pencegahan dengan melakukan penegasan penerapan protokol kesehatan sebagaimana yang tertuang pada isi maklumat tersebut”;terangnya.