polresbengkayang.com – Bripda Jeri mewakili bhabinkamtibmas desa jagoi Polsek jagoi babang menghadiri penyelesaian masalah keluarga warga desa Jagoi melalui forum adat di kantor desa Jagoi, Kecamatan Jagoi babang
Rabu (5/2/2020).

Bripda Jeri mewakili bhaninkamtibmas desa jagoi menghadiri penyelesaian masalah keluarga salah satu warga di desa jagoi, dusun Sei take, kecamatan jagoi babang yang akan di selesaikan melalui forum adat di kantor desa jagoi

Penyelesaian masalah keluarga tersebut berawal dari terjadinya cek cok antara suami (Inisial R) dan istri ( Inisial Y) yang mana cek cok tersebut karena istri sering marah dan memukul anak kandungnya yang masih kecil umur 2 tahun, Sehingga perbuatan istrinya tersebut di balas suaminya dengan memukul istrinya dan kejadian tersebut akhirnya berurusan dengan adat sesuai dengan adat istiadat dayak bidayuh (adat Jagoi).

Setelah mendengar keterangan kedua belah pihak, Ketua adat bapak NOGIAN serta perangkat adatnya memutuskan bahwa keduanya di kenakan sangsi adat sebesar 2 (dua) buah tajau Total 4 (empat) buah tajau dengan jumlah uang per tajau Rp 2.000.000,00 (dua juta rupiah) dengan selang waktu 1 minggu sudah dipenuhi dan dibayarkan kepada ketua dewan adat dayak kecamatan bapak Kasminto.

Selesai pelaksanaan sangsi adat, Bripda Jeri Menyampaikan kepada kedua belah pihak agar kedepannya tidak ada lagi terjadi pemukulan terhadap anak di bawah umur apapun alasannya karena bisa melanggar undang-undang perlindungan anak dan KDRT.

Penulis:Feri santoso