Polres Bengkayang – Larangan membuka lahan untuk bercocok tanam dengan cara membakar hutan, lahan atau kebun terus disampaikan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Monterado Bripka Suprianus kepada masyarakat Desa Binaan gunakan alat peraga Banner.

Sosialisasi maupun himbauan terus dilakukan oleh personil Bhabinkamtibmas Polsek Monterado Bripka Suprianus tersebut kepada masyarakat di Desa Jahandung terkait larangan membakar hutan, lahan atau kebun dalam hal membuka lahan pertanian dilakukan agar tidak terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Seperti yang dilakukan hari ini, Selasa tanggal 29 September 2020 siang oleh Bhabinkamtibmas Desa Jahandung dengan banner agar dapat dipahami warga pada saat melaksanakan kegiatan sambang desa binaannya.

Kepada warga yang ditemuinya saat sambang, Bhabinkamtibmas berpesan, “mohon dukungan dan jika mengetahui agar melaporkannya kepada pihak terkait karena ada peraturan hukum yang dapat dikenakan bagi pelaku pembakarnya”,ucapnya.

Kapolsek Monterado IPDA Kusnandar saat di konfirmasi terpisah mengatakan bahwa pesan terkait Karhutla selalu disampaikan kepada masyarakat oleh personil Polsek Monterado melalui Bhabinkamtibmas untuk mencegah terjadinya Karhutla.

“Dengan dilakukannya kegiatan Sosialisasi Cegah Karhutla dapat memberikan pemahaman dan pengertian kepada masyarakat tentang kerugian dan akibat dari membuka lahan pertanian dengan cara dibakar, masyarakat tahu dan paham resiko apa saja apabila masih membuka lahan dengan cara membakar”, harap Kapolsek IPDA Kusnandar.

Penulis : Humas Polsek Monterado