polresbengkayang.com – Musim Kemarau yang terjadi saat ini telah mengakibatkan munculnya kebakaran hutan dan lahan yang terjadi baik disengaja maupun tidak di wilayah Kabupaten Bengkayang. Untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang lebih luas Kapolsek Monterado melalui Bhabinkamtibmas di masing-masing Desa memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan.

Berbagai macam cara dilakukan Polsek Monterado salah satunya door to door system dengan cara sosialisasi sekaligus penempelan Maklumat Kapolda Kalimantantan Barat Inspektur Jenderal Drs.Didi Haryono,S.H.,M.H.

Yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Monterado, melakukan sosialisasi serta menempel Maklumat Kapolda Kalbar kepada warga binannya, Senin(27/08/2018) Kegiatan yang dilaksanakan dengan semangat oleh anggota Polsek Monterado bertujuan memberikan himbauan kepada seluruh lapisan masyarakat agar paham tentang maklumat Kapolda Kalbar.

“Adapun poin yang tercantum dalam maklumat Kapolda tersebut bertuliskan maklumat Kepala Kepolisian Kalimantan Barat Nomor:Mak/02/II/2018;tentang kewajiban larangan dan sanksi pembakaran hutan dan lahan ( karhutla) yang isinya setiap WNI berkewajiban untuk menjaga kelestarian Flora dan Fauna dan memelihara ekosistem lingkungan alam.”

Pelaku pembakaran lahan diancam hukuman penjara 10 tahun dan denda 10 miliar sebagaimana diatur dalam UU No 41 tahun 1999 tentang kehutanan, UU No 32 tahun 1999 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan UU No 39 tahun 2014 tentang perkebunan..

Dan bagi setiap warga yang mengetahui, melihat dan menjadi korban karhutla agar segera melaporkan kepada Kepolisian,TNI atau instansi terkait. Kapolsek Monterado dalam kesempatannya membenarkan kegiatan yang dilakukan anggotanya dan berharap tidak terjadi kebakaran hutan lagi di wilayah hukum Polsek Monterado.

“Jika terbukti ada warga yang masih membuka lahan dengan cara membakar akan kita tindak tegas dan proses sesuai aturan hukum yang berlaku.”ungkap Kapolsek.