polresbengkayang.com – Musim Kemarau yang terjadi saat ini telah mengakibatkan munculnya kebakaran hutan dan lahan yang terjadi baik disengaja maupun tidak di wilayah Kabupaten Bengkayang. Untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang lebih luas Kapolsek Teriak melalui Bhabinkamtibmas di masing-masing Desa memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan.

Seperti halnya yang dilakukan Anggota Polsek Teriak bersama Anggota TNI melakukan Patroli Terpadu mencegah timbulnya karhutla di Desa Sekaruh.

Tim langsung bergerak menuju titik hotspot yang timbul bersumber dari satelit Aqua Dengan menempuh jarak ± 5 km dari Polsek Teriak, tim langsung menuju TKP yang di tentukan titik koordinat HS, tim sempat berputar putar di karena akses jalan yg sangat rumit, dalam radius +/- 140 m, tim tidak menemukan adanya karhutla. Lokasi HS tersebut merupakan hamparan Air Danau dan lahan yg terbuka. Tim menjumpai Bapak Bole’ yg sedang membakar lahannya yang tidak terlalu luas, tim langsung memberikan pemahaman kepada Bapak Bole’, tentang bahaya dan dampak dari membuka lahan dengan cara di bakar.

Adapun tindakan yang dilakukan kepolisian adalah Tim langsung melakukan Sosialisai dan Himbauan kepada bpk Bole’ warga Desa Dharma Bhakti.

Dari pihak TNI-POLRI juga memberikan penyampaian berupa sanksi tindak pidana apabila hal tersebut terjadi lagi. Pihak TNI-POLRI juga langsung menjelaskan maklumat dari Kapolda  terkait karhutla.
Untuk desa Dharma Bhakti tetmasuk rawan karhutla karna di bulan agustus banyak warga yang membuka lahan dengan cara di bakar. Untuk keperluan Becocok tanam Padi.

 

Penulis : Andre Candra