POLRES BENGKAYANG – Gugus tugas covid-19 kecamatan lumar melaksanakan kembali ops yustisi Sebanyak 12 warga terjaring razia penegakan protokol kesehatan covid-19 yang tidak pakai masker digelar di depan Kantor Camat Lumar Bengkayang kamis, 24-09-2020

Warga yang terjaring giat operasi Yustisi mendapatkan Sanksi teguran lisan dalam rangka menindaklanjuti Perbup Bengkayang No. 36 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan Hukum serta wajib menggunakan masker dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 Kab. Bengkayang

Kapolsek Lumar Ipda Sunarli,S.Sos,M.H mengatakan operasi Yustisi dalam rangka bertujuan untuk pendisiplinan dan penegakan Hukum bagi pelanggar Protokol Kesehatan berupa Sanksi teguran lisan dalam menindaklanjuti Perbup Bengkayang No. 36 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan Hukum serta wajib menggunakan masker dalam pencegahan dan pengendalian Covid 19 Kecamatan Lumar Kabupaten, Bengkayang.

Kami dari tim gugus tugas covid-19 serius untuk mendisplinkan warga terutan yang tidak pakai masker, serta mendukung pemerintah dalam penegakan Perbup tersebut, maka kegiatan tersebut turut serta Pemerintah Kecamatan dan Petugas Kesehatan kec lumar,”kata Sunarli.

Hari ini kamis tanggal 24 september 2020, kedapatan warga terjaring lagi razia sebanyak 12 yang melanggar protokoler kesehatan tak gunakan masker di berikan sanksi teguran dan menandatangani surat pernyataan sanksi pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 Tahun 2020 serta di suruh mengucapkan Pancasila dengan baik dan benar‎.

Dan Kapolsek Lumar pun menegaskan kedepan pihaknya bersama Pemerintah kecamatan dan instansi lainnya rutin terus melakukan operasi yustisi ini bertujuan untuk memberikan pendisiplinan kepada masyarakat agar dapat mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19.

Saya imbau masyarakat untuk patuh protokol kesehatan demi menjaga kesehatan dan terhindar virus Corona, gunakan masker jika hendak keluar rumah, makan makanan bergizi dan senantiasa cuci tangan serta berperilaku hidup sehat,”imbaunya.