Polres Bengkayang – Warga Desa Danti Kec.Sanggau ledo Kabupaten Bengkayang digegerkan dengan temuan sesosok mayat pria di Sungai yang sudah berubah jadi danau karena banjir. Pria yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan warga mengambang dalam posisi terlentang, Senin (23/11/20).

Lokasi penemuan mayat yakni dikawasan Divisi 8 Blok 27 PT. MISP (Mitra Inti Sejati Plantation) RT.07 RW.02 Dusun Engkanang Desa Danti Kec. Sanggau Ledo Kabupaten Bengkayang.

Dibantu warga sekitar, Kapolsek Sanggau Ledo IPDA Dwiyanto Bhanu Susilo, S.I.P. beserta anggota yang didampingi INAFIS Polres Bengkayang Polda Kalbar berhasil mengangkat jenazah yang mengapung dan sudah mengeluarkan aroma yang tidak sedap kemudian di evakuasi dan di masukan ke kantong jenazah.

“Sungai tersebut biasa dilalui oleh masyarakat yaitu disebut “panat” tersebut dilintasi sungai kecil memang kondisi hingga sekarang masih dalam keadaan banjir jadi volume air seperti danau mencapai ketinggian air -+ sekitar 3 meter”.

Kapolsek Sanggau Ledo Ipda Dwiyanto Bhanu Susilo,S.I.P mengatakan, polisi masih menyelidiki kasus penemuan mayat pria tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi. Setelah memeriksa sejumlah saksi diketahui korban bernama Sholihin Bin Dulhaji (20) warga Kab. Sambas.

“Menurut keterangan yang didapat dari paman korban Sdr. Maskota yang berada Desa Sampurna Kec. Subah Kab. Sambas bahwa yang bersangkutan korban an. Solihin memang sering mengunjungi Bapak kandungnya yaitu sdr. Dulhaji yang tinggal di Dusun momong Desa Danti kec Sanggau Ledo, yang berjarak tempuh 16 KM dari rumah neneknya dan biasa berjalan kaki sendiri tanpa didampingi keluarga”, tutur Ipda Dwiyanto Bhanu Susilo.

“Korban tinggal bersama neneknya sdri. Absah beserta pamannya yaitu sdr. Maskota di Desa Sampurna kec. Subah Kab. Sambas, kebiasaan korban memang sering berpergian ketempat keluarga dan ayah kandung korban di Dusun Momong Desa Danti Kec. Sanggau Ledo”, tambahnya.

Ipda Dwiyanto Bhanu Susilo mengatakan bahwa Hari Sabtu korban berniat untuk pergi ke rumah ayah kandungnya ingin menghadiri acara pernikahan keluarga di Dusun Momong Desa Danti Kecamatan Sanggau Ledo.

“Istri dari paman korban sepintas melihat korban pergi berjalan kaki berangkat dari rumah neneknya dengan menggunakan baju warna kuning dan celana pendek jeans warna biru menggunakan sendal jepit. Berdasarkan informasi yang didapat bahwa korban tidak bisa berenang dan tidak ada riwayat sakit”ucapnya.

“Dari hasil olah tempat kejadian sementara (TKP), tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban yang diperkirakan berusia 20 tahun ini, diduga tewas tenggelam. Dugaan sementara korban meninggal karena terpeleset dan terjerembab ke sungai yang sudah berubah seperti danau karena banjir dan korban tidak bisa berenang”, jelas Ipda Dwiyanto Bhanu.

“Saat ini Korban dibawa ke rumah keluarganya Desa Sampurna kec. Subah kab. Sambas. Jenazah korban pun setelah usai dievakuasi langsung dimakamkan oleh keluarga korban”, tutup Kapolsek Sanggau Ledo.