polresbengkayang.com – Polsek Samalantan. Kawasan hutan gunung Bawang di Desa Sakataru dan Desa Lembah Bawang Kec. Lembah Bawang Kab. Bengkayang sekarang dilindungi hukum Adat suku Dayak.

Ritual Adat digelar pada selasa (21/8/2018) siang dikaki gunung bawang, tujuannya melestarikan hutan dan mencegah terjadinya kerusakan yang diakibatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Hadir ikuti prosesi ritual adat Camat Lembah Bawang Bowo Leksono SH, Kapolsek Samalantan Ipda Syamsu Rizal, Ketua Dewan Adat Dayak Lembah Bawang Philipus, Perwakilan Koramil Pelda Eko Wahyu, petugas Polhut David dan Akai, Kades se-kecamatan Lembah Bawang dan masyarakat sekitar 100 orang.

Kapolsek Ipda Syamsu Rizal dalam sambutannya mengajak semua pihak untuk bersama menjaga kelestarian hutan dan meminta agar ritual adat ini disebarkan agar semua masyarakat mengetahuinya.

“Siapa lagi kalau bukan kita yang dapat menjaga Kelestarian hutan lindung Gunung Bawang”, ucapnya.

Kapolsek juga menegaskan pihaknya akan melakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku bagi yang melanggar kesepakatan atau ditemukan kegiatan pembalakan liar, baik pelaku penebangan, alat angkut serta penampungnya.

Selain itu, tindakan efek jera juga diberikan oleh Dewan Adat Dayak kecamatan Lembah Bawang jika ada yang merusak hutan dengan sengaja berupa sanksi hukum Adat.

Kegiatan ritual adat ini diakhiri dengan menandatangani kesepakatan bersama para Kades Se-kecamatan Lembah Bawang dalam rangka melindungi dan melestarikan hutan lindung gunung bawang.

Penulis : Suciono
Editor :
Publish :