polresbengkayang.com – Kepolisian Resor Bengkayang akan mengkerahkan 301 personil dalam rangka pengamanan hari raya natal dan tahun baru. Operasi kepolisian terpusat ini dilaksanakan selama 10 hari sejak tanggal 23 Desember 2019 sampai dengan 1 Januari 2020.

Personil tersebut terdiri dari 301 Anggota personil akan terbagi diberbagai tempat, yakni 3 Pos pengamanan, 2 Pos Pelayanan, 71 buah Gereja, 1 terminal, 4 Pusat Belanja, dan 7 buah objek wisata yang ada di Kabupaten Bengkayang.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Bengkayang, AKBP NB. Darma dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin 2019, Kamis (19/12) dihalaman Mapolres Bengkayang.

AKBP NB. Darma, mengatakannya, apel yang diselenggarakan secara serentak ini bertujuan memastikan keamanan personil dan peralatan pengamanan, soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan, serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

“Strategi yang diterapkan dalam operasi ini adalah mengedepankan tindakan preemtif dan preventif dengna didukung kegiatan intelijen, berupa deteksi dini dan deteksi aksi, serta penegakan hukum secara tegas dan profesionalisme”, ucap Kapolres Bengkayang saat membacakan amantan Kapolri.

Kapolres Bengkayang juga menuturkan beberapa kerawanan yang harus diantisipasi yaitu aksi terorisme, kejahatan konvensional, kemacetan lalu lintas, kecelakaan transportasi, sweeping ormas, aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako, konflik sosial dan tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar, kebakaran akibat petasan, dan pesta narkoba ataupun minuman keras.

“Seluruh Kasatwil harus bersinergi dengan stakeholder terkait untuk menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan menerapkan strategi yang tepat guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik kerawanan masing-masing”, tuturnya.

Dalam apel tersebut Kapolres Bengkayang menyampaikan penekanan untuk mendukung keberhasilan dalam pelaksanaan tugas pengamanan Natal dan Tahun Baru yakni dengan tetap menjaga kesehatan serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME dan lakukan deteksi dini dengan memetakan titik-titik kerawanan secara tepat dan optimalkan penggalanagan untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat.

“Laksanakan pengamanan secara professional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, serta tingkatkan kewaspadaan pengamanan melalui penerapan buddy system dan mantapkan kerja sama, sinergi dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi”, tutup Kapolres Bengkayang.