polresbengkayang.com – Untuk mensukseskan Program Saber Pungli di Kabupaten Bengkayang Kecamatan Ledo khususnya di wilayah hukum Polsek Ledo, anggota Polsek Ledo Bripka Ali Imron melaksanakan himbauan dan sosialisasi terkait gerakan Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di wilayah Kecamatan Ledo, Selasa (29/10/2019).

Sosialiasi dan Himbauan ditujukan agar masyarakat dapat memahami bahwa pelayanan yang diberikan oleh anggota Polri adalah free (gratis) seperti Pembuatan Laporan Kehilangan Barang KTP, KK, AKTE Kelahiran, Sertifikat, Ijazah dan lain-lain terkecuali di luar ketetapan yang sudah ada, saat masyarakat berada di bagian pelayanan publik sepertihalnya pelayanan SIM, SKCK dan Laporan Kepolisian.

Ditemui dilain tempat Bapak Kapolsek Ledo IPTU Asep Maulana Mengatakan “Perlu digarisbawahi bahwa perbuatan pungli itu tidak berdiri sendiri, tapi ada sebab dan akibat, baik bagi yang memberi ataupun yang menerima, tujuannya untuk mempermudahkan dan memperlancar segala urusan,” ujar Bapak Kapolsek Ledo IPTU Asep Maulana.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa apa yang sudah dilaksanakan ini adalah salah satu langkah pencegahan terhadap kegiatan pungli yang mungkin dapat terjadi di wilayah hukum Polsek Ledo.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan atensi dari pemerintah pusat dan dari Mabes Polri, terhadap kegiatan yang menyangkut pungli, sehingga saat ini sudah terbentuk Tim Satgas Saber pungli di setiap daerah termasuk di Kabupaten Bengkayang.

“Mensukseskan Saber Pungli, Polsek Ledo gencar mensosialiasikan kepada masyarakat melalui berbagai media, baik berupa baner yang bertuliskan “Stop Pungli”, imbauan secara door to door, serta melalui media sosial.” ungkapnya.

Masih menurutnya, bahwa dengan kegiatan seperti memberikan Himbauan atau sosialisasi tentang saber pungli ini, dapat mencegah terjadinya penyimpangan dalam pelayanan publik.

“Apabila merasa menjadi korban dari sebuah perbuatan pungli untuk itu korban dapat melaporkan kepada petugas tim saber pungli yang sudah terbentuk melalui nomor telpon yang sudah di sosialisasikan,” pungkasnya.