polresbengkayang.com – Polsek Sungai Raya berikan pengamanan aksi Damai Karyawan di PT. PATIWARE di Kantor KSA di Desa Karimunting Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Selasa (18/6/2019).

Kapolsek Sungai Raya IPTU SAMIDI memerintahkan anggotanya untuk berikan pengamanan aksi damai karyawan terdiri dari Security & buruh tergabung dalam aksi Demo Damai sebanyak ±300 orang.

Adapun tuntutan dalam aksi Demo Damai, antara lain Karyawan menuntut kembali diberlakukan hari kerja perbulan yang telah dikurangi oleh pihak perusahaan dari 10 hari kerja menjadi 16 hari kerja untuk buruh harian lepas (BHL).

Menyampaikan kepada pihak manajemen PT. Patiware agar pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) karyawan BHL diberikan secara merata, Buruh harian lepas (BHL) yang telah bekerja lama diperusahaan meminta kepada manajemen agar diangkat menjadi Karyawan harian tetap (KHT/SKU), Apabila tuntutan mereka tidak terpenuhi karyawan meminta pihak manajemen perusahaan untuk mem-PHK mereka, Security meminta agar perusahaan mengembalikan 25 hari kerja (DayOff) dalam sebulan dan meminta apabila security bekerja dihari minggu atau libur nasional agar diberlakukan lembur dengan jumlah gaji lembur dihitung berdasarkan standar peraturan undang-undang ketenagakerjaan dan Security juga menuntut kekurangan gaji yang masih belum di bayarkan oleh pihak perusahaan.

Pihak perusahaan menampung seluruh aspirasi/ tuntutan yang disampaikan karyawan selaku perwakilan perusahaan akan menyampaikan tuntutan karyawan kepada pimpinan untuk dijadikan bahan pertimbangan dan keputusan dalam tenggang waktu selama 3 (tiga) hari.

Setelah selesai melaksanakan aksi Demo beberapa karyawan melakukan pemblokiran akses jalan keluar/masuk menuju PT. Patiware.

Kapolsek Sungai Raya Iptu Samidi beserta perwakilan dari pihak perusahaan berangkat menuju TKP pemblokiran jalan untuk menghimbau agar security/karyawan tidak melakukan pemblokiran karena akan menggangu aktifitas kendaraan sehingga dapat merugikan perusahaan dan masyarakat setempat namun himbauan/ saran Kapolsek & manajemen perusahaan tidak dihiraukan para karyawan pendemo.