polresbengkayang.com – Guna mewujudkan Kecamatan Samalantan bebas dari kegiatan pembakaran hutan dan lahan, Polsek Teriak gencar melakukan penyuluhan dan sosialisasi tentang larangan dan bahaya akibat dari pembakaran hutan dan lahan.

Seperti kegiatan yang dilakukan oleh Brigpol Robanus Deli, Sabtu (11/08/2018), pada saat melakukan penyuluhan dan sosialisasi tentang larangan melakukan pembakaran hutan dan lahan, Suhermanus sangat mengharapkan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lasang dengan sembarangan.

Membuka lahan pertanian dan perkebunan dengan cara membakarnya merupakan tindakan yang melawan hukum dan dapat diancam dengan hukuman pidana, masyarakat harus bisa menyadari akan bahaya yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan, himbau Deli

Lebih jauh Deli mengatakan membuka lahan untuk pertanian dan perkebunan tidak harus dilakukan dengan cara membakar karena sekarang sudah banyak teknologi pertanian yang bisa digunakan untuk menyuburkan tanah, memang budaya nenek moyang kita jaman dahulu apabila mau bercocok tanam harus dengan cara melakukan pembakaran yang dimaksudkan supaya tanah menjadi subur tapi itu jaman dulu yang mungkin teknologi pertanian tidak semaju sekarang ini, turur Rohadi singkat

Masyarakat menyambut positif kehadiran Anggota Polri di tengah-tengah mereka dengan harapan terbangunnya komunikasi yang baik antara masyarakat dengan Polri khususnya Polsek Teriak, sehingga kalau ada permasalahan yang ada dapat segera di informasikan dan segera dapat ditangani.

Penulis : Ramon