KAPOLSEK

IPDA BAMBANG RUDIYANTO

Kecamatan Siding terbentuk berdasarkan Perda nomor 26 tahun 2003. Secara geografis Kecamatan Siding terletak pada 1 033’00’’ Lintang Utara sampai 1030’00” Lintang Utara dan 109039’00” Bujur Timur sampai 110010’00” Bujur Timur. Secara administratif, batas wilayah Kecamatan Siding adalah:

➢Utara : Serawak Malaysia Timur 

➢Selatan : Kabupaten Landak 

➢Timur : Kabupaten Sanggau 

➢Barat : Kecamatan Seluas

 Luas wilayah Kecamatan Siding adalah sebesar 563,30 km2 atau sekitar 10,44 persen dari luas Kabupaten Bengkayang. Kecamatan Siding terbagi dalam 8 desa. Luas wilayah desa yang paling besar adalah Desa Tawang dengan luas wilayah sebesar 133,50 km2 atau sekitar 23,70 persen dari total luas Kecamatan Siding sedangkan luas desa yang paling kecil adalah Desa Sungkung I dengan luas wilayah hanya 35,55 km2 atau sekitar 6,31 persen dari seluruh luas Kecamatan Siding.

Dilihat dari tekstur tanahnya, sebagian besar wilayah Kecamatan Siding memiliki tekstur tanah halus dan sedang. Selanjutnya, dilihat menurut penyebaran luas lereng, sebagian besar wilayah Kecamatan Siding masuk dalam luas lereng 0-2% dan 2-14 persen. Jenis tanah yang terdapat di wilayah Kecamatan Siding adalah jenis pedsolet merah kuning, podsol, dan latosol. Dilihat dari jarak antara ibukota kecamatan dengan ibukota desa, letak desa yang paling jauh dari ibukota adalah Desa Sungkung III dan yang paling dekat adalah Desa Siding.

Sejak terbentuk pada tahun 2003, Kecamatan Siding baru dipimpin oleh tujuh camat. Kecamatan Siding ini merupakan hasil pemekaran dari Kecamatan Jagoi Babang. Jumlah desa di Kecamatan Siding pada awal terbentuknya berjumlah 3 desa namun sejak tahun 2003, jumlah desa yang ada dimekarkan menjadi 8 desa. Dasar pemekaran desa yang ada adalah berdasarkan Perda Nomor 5 Tahun 2003. 

Pemekaran desa yang terjadi bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh pelayanan pemerintahan. Status pemerintahan desa yang ada semuanya berstatus desa dan dikategorikan sebagai wilayah pedesaan. Pelayanan prima dari pemerintah sampai tingkat kecamatan dirasa masih kurang. Hal ini disebabkan karena jumlah pegawai yang ada di kantor camat Siding belum ideal. Di tingkat desa, seluruh desa yang ada sudah terdapat kepala desa dengan latar belakang pendidikan yang masih beragam. Masih perlu peningkatan sumber daya manusia dalam hal aparatur pemerintahan desa. 

Jumlah penduduk Kecamatan Siding dari hasil proyeksi pada tahun 2020 adalah sebanyak 8.157 jiwa. Jika dirinci menurut jenis kelamin, jumlah penduduk laki-laki ada sebanyak 4.239 jiwa dan jumlah penduduk perempuan ada sebanyak 3.918 jiwa. 

Kepadatan penduduk yang ada di Kecamatan Siding adalah sebanyak 14 jiwa per kilometer persegi. Dilihat menurut desa, yang memiliki tingkat kepadatan penduduk paling tinggi adalah Desa Sungkung I dengan kepadatan penduduk sebesar 35 jiwa per kilometer persegi sedangkan yang paling rendah tingkat kepadatannya penduduknya adalah Desa Tawang dengan tingkat kepadatan penduduk sebesar 5 jiwa per kilometer persegi. 

Rasio jenis kelamin penduduk Kecamata Siding menunjukkan angka 108. Dari angka tersebut dapat disimpulkan bahwa di Kecamatan Siding pada tahun 2020 lebih banyak penduduk laki-laki dibandingkan dengan penduduk perempuan.

Sektor pertanian masih merupakan penopang utama perekonomian di Kecamatan Siding karena sumber pendapatan utama masyarakat di Kecamatan Siding berasal dari sektor pertanian. Namun demikian, sektor ini masih perlu dioptimalkan lagi sehingga kontribusinya terhadap struktur perekonomian yang ada di Kecamatan ini semakin baik. Jenis tanaman hortikultura yang cukup dominan adalah jenis terung dengan luas tanaman menghasilkan seluas 11 ha dengan total produksi 195 kuintal pada tahun 2020. 

Luas wilayah Kecamatan Siding adalah sebesar 563,30 km2 atau sekitar 10,44 persen dari luas Kabupaten Bengkayang. Kepadatan penduduk yang ada di Kecamatan Siding adalah sebanyak 14 jiwa per kilometer persegi. Sektor pertanian terdiri atas subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kehutanan. Hasil Sensus Pertanian 2013 (ST2013) menunjukkan terdapat 1.776 rumah tangga pertanian di Kecamatan Sungai Betung atau sebesar 4,71 persen dari total rumah tangga pertanian di Kabupaten Bengkayang, Secara umum di Kabupaten Bengkayang lebih didominasi oleh rumah tangga perkebunan dan tanaman pangan, begitu pula yang terjadi di Kecamatan Sungai Raya dimana lebih didominasi oleh rumah tangga tanaman pangan (1.548 rumah tangga) dan rumah tangga perkebunan (1.579 rumah tangga). Hasil dari Sensus Pertanian 2013 dapat digunakan sebagai landasan pembangunan di bidang pertanian dengan menitikberatkan pada potensi sektor pertanian di masing-masing Kecamatan yang akan berujung pada peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup petani.