polresbengkayang.com – Sat Polair Polres Bengkayang evakuasi korban nelayan yang mengalami musibah kapal motor tenggelam di perairan laut Bengkayang. Berawal dari laporan jaringan informasi bahwa telah ditemukan nelayan dalam keadaan selamat sedang mengapung menggunakan box ikan berwarna biru ukuran 1 meter di Perairan laut antara Pulau Baru dan Pulau Penata Besar.

Melalui Kanit Patroli Bripka Rudi Hartono Se beserta anggota merespon langsung dan segera melakukan evakuasi,dibantu oleh nelayah Pulau Randayan an. Sdr. Henri dan rekannya akhirnya korban dibawa kepulau Randayan namun kapal motor milik korban beserta isinya tidak dapat diselamatkan dan akhirnya tenggelam.

Berdasarkan keterangan korban yang bernama Mani Mahyan umur 50 tahun asal dari Desa Pawangi Kecamatan Capkala ini kronologis korban berangkat dari muara Sungai Desa Sungai Pangkalan II pada hari Rabu tanggal 08 Agustus 2018 menggunakan kapal motor nelayan dengan panjang 7 meter lebar 2 meter mesin cangcai 75 warna biru lis hitam untuk memancing ikan.

Pada Hari kamis sekitar pukul 21.00 Wib kapal motor korban tenggelam dikarenakan Cuaca buruk disekitar perairan Pulau Penata Besar.Setelah 14 jam mengapung di laut akhirnya ditemukan oleh kapal motor nelayan yang melintas pada hari jum’at pukul 11.00 Wib diperairan tersebut.

Kasat Polair Polres Bengkayang AKP APEP SYAMSUL HAKIM S. IP menjelaskan bahwa dalam proses evakuasi korban terdapat beberapa kendala yaitu cuaca berkabut dan gelombang yang cukup besar namun akhirnya kami dapat membawa korban tersebut kembali ke mako Sat Polair Polres Bengkayang untuk diserahkan kepada keluarganya.

Penulis : Ramon