Polres Bengkayang – Jumat 18 September 2020, sungai Betung, memasuki musim kemarau bulan september, hotspot titik api berdasarkan data BMKG mengalami peningkatan, untuk mencegah terus meningkatnya titik hotspot api yang memungkinkan terjadinya karhutla polri berupaya membantu pemerintah dengan mengarahkan jajaranya untuk mengambil langkah persuasif yakni dengan cara rutin melakukan sosialisasi stop karhutla kepada masyarakat.

Seperti kegiatan yang dilakukan oleh Bripka Mulyadi yang merupakan anggota bhabinkamtibmas polsek sungai betung, pada saat melaksanakan tugas sambang didusun semidang desa suka maju, Bripka Mulyadi menemui warga bunaanya dengan membawa spanduk yang bertuliskan ” Asap menggangu kesehatan, mari cegah kebakaran hutan dan lahan”.

Bripka Mulyadi menghimbau dan mengajak warga untuk bersama-sama dalam mencegah karhutla dalam membuka areal pertanian tidak dengan cara membakar, selain itu Bripka Mulyadi juga menjelaskan aturan hukum yang mengatur bagi pelaku yang sengaja membuka areal pertanian dan perkebun dengan cara membakar yang bisa berdampak kepada terbakarnya hutan dan lahan dengan tujuan agar masyarakat mendapat pengetahuan dan edukasi.

Selain melakukan sosialisasi dan mengajak warga untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencegah karhutla, Bripka Mulyadi juga memberi saran kepada warga yang ditemuinya untuk menjaga sit.kamtibmas tetap kondusif menjelang pelaksanaan pilkada bupati dan wakil bupati kab.bengkayang yang akan diselenggarakan akhir th ini, agar pilkada kab.bengkayang dapat berjalan aman, damai dan sejuk.

Penulis : Petrus