Pontianak, Kalbar- Wakapolda Kalbar Brigadir Jendral Polisi Asep Safrudin yang didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pontianak Drg. Trisnawati, serta PJU Polda Kalbar hadiri pelaksanaan Vaksinasi Massal serentak di kantor sekretariat HIPMI Pontianak, Rabu (23/03)

Kegiatan Vaksinasi Massal serentak di seluruh Indonesia ini dipantau langsuang oleh Kabareskrim Polri Komisaris Jendral Polisi Agus Andrianto dari Gedung Bakorwil, Kabupaten Pamekasan, Madura, secara virtual.

Dalam arahanya kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia yang disampaikan secara virtual, Kabareskrim Polri Komisaris Jendral Polisi Agus Andrianto menyampaikan penekanan Bapak Kapolri tentang pelaksanaan akselerasi vaksinasi di seluruh daerah guna meningkatkan herd immunity masyarakat agar kedepannya pandemi covid-19 ini menjadi endemi.

“Harapannya target vaksinasi nasional yang ditetapkan yaitu 70% agar tercapai secara maksimal dari dosis I, II dan booster,” harapnya.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menerangkan “Provinsi Kalimantan Barat dengan jumlah penduduk sebanyak 5.414.390 orang dengan jumlah layak vaksin sebanyak 3.872.477 orang ini, 85, 79%, sudah menerima vaksin I, 64,01% sudah menerima vaksin II dan 4,1% sudah menerima Vaksin Booster, serta sebanyak 58,84% Lansia juga sudah menerima vaksin”, terangnya.

Pada Operasi Kepolisian ”AMAN NUSA II-PENANGANAN COVID-19 TAHUN 2022” dalam rangka penanganan penyebaran Covid-19 Tahun 2022 di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat, Polda Kalbar beserta jajaran kewilayahan akan terus bersinergi dengan semua stakeholder terkait penanggulangan Covid-19.

”Bersama-sama dengan TNI, Pemerintah Daerah serta stakeholder terkait lainya lakukan seinergi untuk percepatan vaksinasi nasional serta memberikan edukasi tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

”Diharapkan herd immunity dapat segera terbentuk sehingga perekonomian dapat segera pulih di wilayah Kalbar dan di seluruh Indonesia,” tutupnya.

Penulis : Aipda D. Priyono